Home
kampus
DOA DALAM KEMUSTAHILAN

DOA DALAM KEMUSTAHILAN


Rabu, 2016-11-23 - 23:09:32 WIB

YUNUS 2:1-10

Kitab Yuns ini berasal dari nama tokohnya sendiri  yaitu Yunus

Nama                           : YUNUS

Arti Nama                     : MERPATI

Ayah                            : Amitai - TB 2Raj 14:25

Disebut Pertama             : 2Raj 14:25

Terakhir Disebut             : Luk 11:32

Namanya Disebut           : 27 kali

Kitab Yang Menyebut       : 4 buku:2 Raja-raja , Yunus, Matius dan Lukas

Tempat Kelahiran           : Gat-Hefer 2Raj 14:25

Pekerjaan                      : Nabi - Nabi pada zaman

Yunus adalah nabi yang melayani

-          di zaman Yerobeam II (2Raj 14:25).

-          Panggilan ke Niniwe; lari ke Tarsis (Yun 1:1-3).

-          Menyebabkan angin rebut; dibuang ke dalam laut Yun 1:4-6).

-          Ditelan oleh seekor ikan (Yun 1:17).

-          Doa (dalam Yun 2:1-10).

-          Berkhotbah kepada orang Niniwe (Yun 3:1-10).

-          Sikapnya ditegor Tuhan (Yun 4:1-11).

Sifat Kitab ini menimbulkan banyak pertentangan. Ada yg mengatakan Kitab itu mitologi, alegori, tafsiran (Midrasy), perumpamaan dan sejarah. Tapi tudingan bahwa Kitab ini mitologi atau alegori sudah ditolak. Para ahli masa kini menalar buku ini terutama sebagai perumpamaan.

DOA DALAM KEMUSTAHILAN

-          Sukar bukan berarti mustahil

-          Mustahil bukan berarti tidak ada harapan, pertolongan, jalan keluar, kehancuran, kegagalan atau akhir dari segalanya. Sebab

“Jika kemustahilan dihadapi bersama Tuhan akan membawa kita pada kemenangan”

Masalahnya ketika kita ada dalam kemustahilan, apa yang kita harus lakukan:

A.    Percaya Masih ada harapan (1-2)

Sesukar apapun keadaan kita kita tetap memiliki pengharapan. “baca ayat 1” (berdoalah Yunus kepada Tuhan dlm perut ikan). Coba kita bayangkan dalam pikiran kita  “picer and you main”  apa yang ada dalam pikiran Yunus saat itu “lihat kanan ada udang, lihat kiri ada teri, lihat atas ada tongkol, apa lagi lihat bawah ada jalan penyelesaian. Dalam benak Yunus hanya satu hal “matilah aku, selesai sudah”  tetepi saya mau berkata mustahil bukan bararti berhenti berusaha, berdoa, beriman, berharap, mengangkat tangan kepada Tuhan.

-          Ketika sekeliling berkata mustahil.

-          Batin berkata mustahil, sudahlah.

Saya mau bilang ketika keadaan seperti itu mari kita berharap kepada Tuhan  sebab “Maz. 121:2” dan karena kita sadari Allah tidak pernah gagal “1Yoh. 4:17”

”ada kalanya kita melihat masalah yang sedikit kita perbesar sehingga sudah mulai merengek, ngomel, bersungut, kecewa, berkata tidak mampu, sudahlah menyerah saja.

Tetapi firman Tuhan berkata Yunus dalam perut ikan tetap berdoa. Sekalipin Nuraninya, Jiwanya bahkan Iblis berkata PERCUMA ENGKAU BERDOA, mana Allahmu yang Kau sembah, tinggikan, andalkan. Tetapi saya berkata Yunus tetap mengambil sikap berdoa karena ia sadar betul Allah itu Maha pengasih, penyayang, pemurah  yang selalu setia dari dulu sam sekarang Aliktab dlam “Wah. 18” Ia adalah Alfa dan omega. Kata orang papua dari sabang sampai merauke, satu lagi berkata Alfamart dan mentega.

Alkita berkata Yunus berdoa, dia tidak berdoa dikamar, dikantor, meja kerja, gereja tetapi dalam perut ikan artinya dalam kekelaman, didalam kemustahilan

-          aku berseru,

-          berdoa

-          menjerit artinya ditengah-tengah aku meresa tidak ada jalan keluar, tidak mungkin Allah menjawab aku  atau  aku masih mendengar suara Tuhan (a Shema Qol YAHWE).  Nah hari-hari ini ada banyak orang ketika orang menyakiti dia maka sering hanya mendngar suara setan atau kita masih mendnegar suara Tuhan. sebab orang yang disakiti jika mendengar suara Tuhan maka Ia hadapi itu dengan sabar, lemah lembut karena sadar Tuhan yang akan berperkara. Tapi jika sudah muncul habisin saja, tangkis saja, jangan kasih ampun berarti itu bukan dari Tuhan.  ada banya problem yang terjadi seperti di keluarga. Ketika kita hanya mendnegar suara setanb maka yang ada cerai saja, ini sudah tidak dapat di perbaiki lagi, ingat teman lamamu dulu dia lagi sendiri sekarang. Mang rumah makan apa pas diingat mampir lagi. Saya mau berkata setiap kita memiliki badai yang berbeda beda, pertanya kecil kepada kita apakan kita masih mendengar suara Tuhan atau suara setan.

“Yunus berkata dari dunia orang mati tetapi “Ia menjawab aku artinya Tuhan mendengar suara Yunus, mengautkan, memampukan, memberi semangat kepada ku.

B.    Berani Bayar harga (3-8)

Maksudnya berani bayar harga dalam hal ini adalah berani merendah diri, berani tinggalkan ego,

Dimana ada kerendahan hati disitu ada harapan, mujizat.

a.     Ciri orang yang merendahkan diri adalah Berani mengakui kesahan.

b.     Ciri orang sombong selalu menyalahkan orang lain. Saat kita menyalahkan orang lain itu bukti bahwa

·         Hati keras

·         Hatimu busuk

·         Hatimu di penuhi kesombongan dan tinggi hati.

Orang yang rendah hati berani mengakui kesalahan. Tetapi jika tidak ada hkerendahan hati maka kita  akan menyalahkan siapa pun termasuk juga setan, sampai setan ketawain kita.  Situasi yang dialami Yunus sangat menyedihkan tetapi dengan kerendahan hati berkata kepada Tuhan melalui ayat 3-8 itu bukti bahwa Yunus sadar bahwa ia salah. Bahaya nya jika orang sudah salah tapi mersa disalahkan, itu bukti bahwa ia sednag di diami kesombongan dan tinggi hati saya mau berkata kita harus bangkit dan saya harus melupakan kehidupan lamaku (i have to chaic my life) masa laluku dan dosa lamaku, dan mulai sekarang saya harus bisa merendahkan diri dan berkata Tuhan saya salah. Maka yakin dan percaya kita akan melihat pertolongan Tuihan.

C.    Tetap bersyukur bahwa tidak ada yang mustahil(9)

Kita melihat Yunus dalam masalah yang besar tetapi ia masih dapat mengucapkan aku mengucap syukur. Ia sadar karena ia salah tetapi tidak menyalahkan siapapun, Yunus sadar bahwa ia berdosa kepada Tuhan sebab ketika Tuhan suruh di ke Niniwe malah ia ke tarsis. Dosa itu enak seperti orang yang yang selingkuh lalu tiba-taiba hamil lalu kewalahan cari sana, cari sana bagaimana cara menyelesaikan dosa ini. Memang awalnya dosa itu enak tapi tanpa kita sadari kita seperti orang yang masuk kedalam hutan dan tidak tau jalan keluarnya lagi. Jika kita dalam situasi itu, pekerjaan, pelayanan, keluarga, keuangan kita bingung hanya satu cara menyelesaikannya yaitu seperti Yunus ia tidak menyalahkan orang lain ia merendahkan diri,  ia membersihkan pikiranya dari kesombongan, saya yang benar, coba kita lihat akibat dosa Yunus ia sampai digiring kedalam perut ikan. Kadang kala kita sendiri yang bikin ribet dalam dalam hidup ini coba Yunus tidak cepat cepat sadar pasti sudah jadi. Tuhan tidak pernah bikin ribet hidup ini tetapi setan pintar dalam hal ini untuk bikin rumit, pekerjaan, pelayanan, keluarga rumit berarti setan sdh mulai melengketkan diri. Sebab itu ambilah tindakan Yunus bertobat, sehingga Tuhan  dalam Ayat 10. Katika yunus mengambil cara terbaik maka Tuhan berfirman kepada ikan lalu ikan itu memuntahkan Yunus, bukan yang lain yang ikan muntahkan tetapi pas Yunus. Mungkin kalau ada orang pasti teriak ikan melahirkan.

Kemustahil bisa terjadi

-          Terjadi tanpa alasan seperti Yusuf

-          Karena pikiran kita yang terlalu membersar-besarkan (seperti ada orang jawa bertanya dalam hidup anda uang nomor berapa jawab nya nomor 6 karena 1-5 pacasila)

-          Karena keputusan yang salah.

-          Karena teguran Tuhan (orang yang di tegur pasti “dihina, dicaci, direndahkan”

mensyukuri sesuatu yang diluar batas kemampuan kita sulit contoh ketika Ayub di izinkan Tuhan melewati penderitaan yang berat. Istri yg ia kasihi sampai berkata “kutuki saja Allahmu dan matilah. Tetapi 1Tes. 5:18 berkata tegas kepada kita. Sebab itu mari kita bersyukur sebab Allah selalu ada dipihak kita buktinya ketika Yunus bersyukur dan merendahkan diri kepada Allah maka Allah turun tangan (10).

Tapi satu hal yang harus kita pahami jangan batasi kuasa Allah dalam setiap masalah yang kita lewati karena Allah tidak dapat dibatasi oleh dompet, keadaan, pekerjaan sebab itu pikirkan perkara yang besar sebab Allah kita Allah yang besar. Mari kita rubah pola kita selama ini dengan 3 hal :

Percaya Masih ada harapan, Berani Bayar harga, Tetap bersyukur bahwa tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. ambil sikap berdoa kepada Tuhan ketuk jika ketuk gak dengar dobrak aja suapaya jalan terbuka.


Share Berita


Komentari Berita